Articles by "Sepakbola Asia"
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola Asia. Tampilkan semua postingan
Persija Jakarta menelan kekalahan telak kala melakoni pertandingan perdana penyisihan Grup H Piala AFC 2018. Bertandang ke markas jawara Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT), di Stadion Tan Sri Dato Haji Hassan Yunos, Johor Bahru, Rabu (14/02) malam WIB, Persija tumbang dengan skor 0-3.
Selebrasi gol pemain JDT (foto. the-afc)
Kemenangan Johor Darul Takzim pada pertandingan tersebut dibuka oleh gol Ahmad Hazwan kala pertandingan telah berjalan setengah jam setelah berhasil memanfaatkan umpan datar Mohd Azrif Nasrulhaq yang dilepaskan dari sisi kiri pertahanan Persija.

Penyerang asal argentina Jorge Pereyra Diaz berhasil menggandakan keunggulan JDT setelah berhasil mencetak gol di menit 42. Menerima umpan terobosan, Jorge Pereyra berhasil lepas dari jebakan offside dan kemudian berhasil melewati penjaga gawang Andritany Ardhiyasa. Pereyra kemudian berhasil menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong.

Di babak kedua, Persija memiliki kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan blunder yang dilakukan pemain bertahan dan penjaga gawang JDT, Bambang Pamungkas berhasil melaju dengan gawang lawan yang sudah kosong. Sayang, peluang tersebut gagal berbuah gol setelah tendangannya membentur tiang gawang.

Menit 76, tuan rumah JDT kembali berhasil menambah gol. Rapuhnya barisan pertahanan Persija Jakarta mampu dimanfaatkan Safawi Rasid untuk mencetak gol. Gol ketiga JDT tersebut tercipta berkat assist Jorge pereyra.

Kemenangan telak ini membuat Johor Darul Takzim memimpin klasemen sementara Grup H dengan poin tiga hasil dari satu kali menang dari satu kali bertanding. Posisi kedua ditempati tim asal Vietnam Song Lam Nghe An yang dipertandingan lainnya berhasil mengalahkan Tampines Rovers dengan skor 2-0.

Susunan pemain

Johor Darul Takzim: Mohd Farizal, Mohd Azrif Nasrulhaq (Subramaniam Kunalan), Fadhli Shas, La'Vere Corbin-Ong, Hariss Harun, Afiq Fazail (Amirul Hadi Zainal), Natxo Insa, Safiq Rahim, Ahmad Hazwan (Safawi Rasid), Jorge Pereyra Diaz, Luciano Figueroa

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa, Novri Setiawan, Jamerson Da Silva, Gunawan Dwi Cahyo, Valentino Telaubun, Marko Kabiay (Riko Simanjuntak), Sandi Darma Sute, Rudi Widodo (Fitra Ridwan), Addison Alves, Bambang Pamungkas (Ahmad Syaifullah)

Bali United menelan kekalahan 1-3 dari tim asal Myanmar, Yangon United, dipertandingan perdana penyisihan Grup G Piala AFC (AFC CUP) 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (13/02) sore WIB.
Yangon United (foto. the-afc)
Bali United yang tampil dengan menurunkan skuad pelapis pada pertandingan tersebut, membuat Yangon United mampu tampil baik.

Yangon United membuka keunggulan kala pertandingan memasuki menit 15. memanfaatkan umpan silang mendatar Kwan Khant Min dari sisi kanan pertahanan Bali United, bola berhasil diteruskan dengan sontekan oleh Emmanuel Uzochukwu yang berdiri bebas didepan gawang.

Tiga menit berselang, Yangon United berhasil menggandakan keunggulan setelah umpan lambung Maung Maung Lin berhasil dimanfaatkan menjadi gol oleh Sekou Sylla melalui sundulan. Bola sundulan Sylla sebelumnya sempat membentur tiang gawang. Namun memantul kedalam gawang tanpa mampu bisa diselamatkan penjaga gawang Made Wardhana.

Bali United semakin terpuruk setelah di menit 25 Yangon United kembali berhasil membobol gawang Bali United. Umpan tarik Uzochukwu dari sisi kiri pertahanan Bali United langsung diteruskan dengan  tendangan kaki kanan mendatar Sekou Sylla dan meluncur mulus ke dalam gawang Bali United.

Bali United baru mampu memperkecil ketertinggalan dipenghujung babak pertama melalui tendangan I Gede Sukadana memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Yangon United.

Di babak kedua, Bali United tampil lebih agresif setelah pelatih Widodo C Putro memasukan dua pemain bertipikal menyerang, Nick Van Der Valden dan Hanis Saghara.

Kesempatan untuk mempertipis ketertinggalan didapat di menit 83 setelah salah satu pemain belakang Yangon United melakukan handsball di area kotak penalti. Sayangnya, Kevin Brands yang maju sebagai eksekutor gagal menciptakan gol setelah tendangannya melenceng disisi kanan gawang Yangon United.

Yangon United sendiri bukan tanpa peluang di babak kedua. Tercatat beberapa kali Yangon United nyaris memperbesar keunggulan diantaranya dua peluang yang didapat Uzochukwu yang berhasil diselamatkan Made Wardhana.

Hingga laga berakhir, tidak ada lagi gol tercipta dan tim tamu Yangon United keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Hasil ini sekaligus membawa Yangon United memimpin klasemen sementara Grup G

Susunan pemain

Bali United: I Made Wardhana, Taufik Hidayat, Ngurah Nanak, Agus Wiantara, Andhika Wijaya, Nyoman Sukarja, Gede Sukadana (Nick Van Der Velden), Feby Eka Putra (Miftahul Hamdi), Sutanto Tan, Kevin Brand, Yandi Sofyan (Hanis Saghara)

Yangon United: Kyaw Zin Htet, Zaw Pyae Phyo, Htan David, Kyaw Khant Min (Zin Oo Kyaw), Kekere Moukailou, Kyi Lin (Suan Lam Mang), Maung Maung Lwin (Soe Aee), Yamazaki Uchida, Aung Kyaw Yan, Sekou Sylla, Emmanuel Uzochukwu

Kiprah Bali United dipentas Liga Champions Asia (AFC Champions League) 2018 harus terhenti hingga babak kualifikasi putaran kedua usai dikalahkan wakil Thailand Chiangrai United di Siangha Stadium, Chiangrai, Selasa (23/01) malam WIB. Bali United takluk melalui babak perpanjangan waktu dengan skor tipis 1-2.
Laga Chiangrai United vs Bali United (foto. Bali United)
Di babak pertama, Bali United mampu mengimbangi permainan agresif tuan rumah. Beberapa peluang sempat didapat Bali United, begitu juga dengan Chiangrai United dengan beberapa peluang yang didapat.

Chiangrai United mampu tampil dominan di babak kedua. Salah satu penyebab Chiangrai gagal menciptakan gol di babak kedua adalah penampilan gemilang penjaga gawang Wawan Hendrawan di bawah mistar gawang. Beberapa kali Wawan mampu mematahkan peluang yang didapat tuan rumah.

Pertandingan akhirnya harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di 2x45 menit.

Di babak pertama pada babak perpanjangan waktu, gawang Bali United harus kebobolan dua kali masing-masing di menit 95 dan 105. Dua gol tersebut tercipta melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang dicetak oleh pemain pengganti Akawarin Sawasdee dan Pathampol Charoenrattanapirom.

Bali United hanya mampu membalas satu gol yang di babak kedua perpanjangan waktu di menit 116 melalui gol cantik Ilija Spasojevic.

Hasil ini membuat Bali United di musim 2018 akan tampil diajang Piala AFC 2018. Bali United di Piala AFC musim ini tergabung di Grup G bersama Global Cebu (Philipina), Thanh Hoa (Vietnam), dan Yangon United (Myanmar).

Susunan pemain

Chiangrai United: Chatchai Budprom, Piyaphon Phanichakul, Shinnaphat Leeaoh, Victor Cardoso, Atit Daosawang, Chaiyawat Buran, Phitiwat Sukjitthammakul, Sivakorn Tiatrakul, Lee Yong Rae, Gilberto Macedo, Cleiton Silva

Bali United: Wawan Hendrawan, Ricky Fajrin, Ahn Byung Keon, Demerson, I Made Andhika Wijaya, Fadhil Sausu, Muhammad Taufiq, Nick Van Der Velden, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic
Kejutan tercipta di AFC U-23 Championship (Piala Asia U-23) 2018 setelah Timnas Vietnam U-23 berhasil lolos ke babak final usai mengalahkan Timnas Qatar U-23 pada pertandingan semifinal yang digelar di Changzhou Olympic Sports Centre, Changzhou, Selasa (23/01). Pada pertandingan tersebut, Vietnam menang melalui babak adu penalti 4-3 (2-2).
Semifinal AFC U-23 Championship 2018 Qatar vs Vietnam (foto. AFC)
Qatar berhasil unggul terlebih dahulu pada pertandingan tersebut di menit 23 melalui gol penalti Akram Afif. Penalti tersebut didapat setelah Bui Tien Dung melakukan pelanggaran terhadap Almoez Ali di area kotak penalti.

Vietnam baru mampu menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya di menit 66, melalui tendangan Nguyen Quang Hai, setelah berhasil memanfaatkan kesalahan yang dilakukan para pemain belakang Qatar.

Menit 87, Qatar kembali berhasil unggul melalui gol Almoez Ali setelah berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi didepan gawang Vietnam.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Vietnam berhasil menyamakan kedudukan satu menit berselang lewat gol kedua Nguyen Quang Hai melalui tendangan yang dilepaskan dari luar kotak penalti. Skor 2-2 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Pertandingan pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak extra time, kedua tim sama-sama tidak mampu mencetak gol dan pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti, Vietnam keluar sebagai pemenang setelah dua penendang Qatar gagal mencetak gol. Sementara Vietnam hanya satu kali gagal dan Vietnam memenangi babak adu penalti dengan skor 4-3.

Susunan pemain

Qatar: Mohammed Al Bakari, Tarek Salman, Tameem Al Muhaza, Sultan Al Brake, Bassam Al Rawi, Ahmad Moein, Salem Al Hajri (Abdullah Al Ahrak), Akram Afif, Hashim Ali (Meshaal Al Shammeri), Assim Madibo, Almoez Ali

Vietnam: Bui Tien Dung, Pham Xuan Manh, Bui Tien Dung II, Do Duy Manh (Nguyen Phong Hong Duy), Vu Van Thanh, Tran Dinh Trong, Luong Xuan Truong, Pham Duc Huy (Nguyen Thanh Chung), Nguyen Quang Hai, Nguyen Cong Phuong (Ha Duc Chinh), Phan Van Duc

Bali United berhasil melaju ke babak kualifikasi Putaran 2 Liga Champions Asia 2018 usai mengalahkan wakil Singapura Tampines Rovers dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (16/01) malam WIB.

Tampil dihadapan publik sendiri, Bali United langsung tancap gas dengan tampil menyerang. Laga baru berjalan 15 detik, peluang emas langsung didapat melalui tendangan voli keras dari luar kotak penalti Stefano Lilipaly yang berhasil ditepis penjaga gawang Syazwan Buhari, dan hanya menghasilkan sepak pojok untuk Bali United.
Laga Bali United vs Tampines Rovers (foto. Bali United)
Sepak pojok yang diambil Fadhil Sausu kembali mengancam gawang lawan, setelah salah satu pemain Tampines nyaris melakukan gol bunuh diri setelah tandukkannya mengantisipasi tendangan Fadhil tipis diatas mistar gawang, dan kembali sepak pojok untuk Bali United.

Pada sepak pojok kedua ini, sundulan Ilija Spasojevic berhasil membobol gawang Tampines. Namun, gol tersebut dianulir wasit.

Terus tampil menekan dan beberapa kali memiliki kesempatan untuk mencetak gol, Bali United akhirnya berhasil membuka keunggulan di menit 16 melalui tendangan keras kaki kiri Fadhil Sausu yang dilesakkan dari luar kotak penalti. Gol tersebut tercipta berkat assist Ilija Spasojevic.

Menit 37, Tampines nyaris menyamakan kedudukan. Kesalahan Demersen dalam memberi umpan kepada penjaga gawang Wawan Hendrawan berbuah blunder. Beruntung, dalam posisi satu lawan satu, Wawan Hendrawan berhasil memblok tendangan Zulfadhmi Suzliman.

Lima menit berselang, Tampines Rovers akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Menyambut umpan lambung dari sisi kiri, Shannon Stephen berhasil mencetak gol ke gawang Bali United setelah memenangkan duel bola atas dengan Wawan Darmawan.

Di babak kedua, Bali United kembali berhasil unggul di menit 61. Mendapat kawalan ketat dari pemain bertahan lawan, Ilija Spasojevic berhasil melepaskan tendangan dari sudut sempit dan gagal diselamatkan Syazwan Buhari.

Wawan Darmawan berhasil melakukan penyelamatan gemilang di menit 71 setelah berhasil menepis sundulan jarak dekat Fazrul Nawaz.

Di masa injury time babak kedua, pemain muda Hanis Saghara yang baru masuk bermain di menit 84, berhasil mencetak gol ketiga Bali United melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor 3-1 untuk Bali United dan bertahan hingga laga usai.

Di babak kualifikasi putaran 2, Bali United akan menghadapi wakil Thailand Chiangrai United. Laga yang akan digelar di kandang lawan tersebut akan digelar pada 23 Januari 2018 mendatang.

Susunan pemain

Bali United: Wawan Hendrawan, Ricky Fajrin, Demerson, Ahn Byung Keon, Made Andhika, Fadhil Sausu, M. Taufiq, Nick Van Der Velden, Stefano Lilipaly, Irfan Bachdim, Ilija Spasojvic

Tampines Rovers: Syazwan Buhari, Afiq Yunos, Daniel Bennett, Shannon Stephen, Irwan Shah, Muhammad Amirul Adli, Fahrudin Mustafic, Safirul Sulaiman, Mohammad Khairul Amri, Zilfadhmi Suzliman, Fazrul Nawaz

Tuan rumah China berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Oman dipertandingan perdana penyisihan Grup A Piala Asia U-23 (AFC U-23 Championship) 2018 yang berlangsung di Changzhou Olympic Sports Centre, Changzhou, Selasa (09/01) malam WIB.
Tuan rumah China sukses tekuk Oman dilaga perdana AFC U-23 Championship 2018 (foto. the-afc)
Kemenangan China atas Oman tersebut dibuka oleh gol Yang Liyu di menit 30 melalui tendangan keras dari depan kotak penalti setelah berhasil memanfaatkan umpan silang mendatar Li Shuai dari sisi kanan pertahanan lawan.

Pemain bertahan Li Xiaoming membawa tuan rumah unggul 2-0 empat menit berselang lewat gol yang tercipta melalui sundulan. Gol tersebut tercipta berkat assist We Shihao.

Di babak kedua, tepatnya di menit 53, giliran We Shihao yang berhasil menjebol gawang Oman yang dikawal Ibrahim Al Mukhaini. Gol ketiga tuan rumah China tersebut juga tercipta melalui sundulan.

Hasil ini untuk sementara menempatkan China di puncak klasemen sementara Grup A dengan perolehan poin tiga hasil satu kali menang dari satu kali bermain. 

Sementara pada pertandingan lainnya yang digelar ditempat yang sama usai laga China kontra Oman, Qatar berhasil meraih tiga angka usai mengalahkan Uzbekistan dengan skor tipis 1-0. 
Laga Qatar vs Uzbekistan (foto. the-afc)
Almoez Ali menjadi penentu kemenangan Qatar pada pertandingan tersebut setelah berhasil mencetak satu-satunya gol pada pertandingan tersebut di menit 55. Gol tersebut tercipta melalui tendangan mendatar setelah ia berhasil meneruskan umpan pendek Hashim Ali dari sisi kiri pertahanan lawan.

Kemenangan ini membuat Qatar berada di posisi runner-up klasemen sementara Grup A dengan poin tiga. Kendati sama-sama memiliki poin tiga dengan China, namun tuan rumah China berhak menempati puncak klasemen sementara setelah unggul selisih gol.

Konfederasi sepakbola Asia (AFC) telah melakukan Undian (drawing) fase grup Piala AFC (AFC CUP) 2018 pada Rabu (06/12). dari hasil undian, salah satu wakil Indonesia Persija Jakarta tergabung di Grup H.
Piala AFC 2018
Lawan-lawan yang akan dihadapi Persija Jakarta di Grup merupakan tiga tim tangguh kawasan Asia Tenggara, yakni Johor Darul Takzim (Malaysia), Song Lam Nghe An (Vietnam) tim asal Singapura Tampines Rovers.

Namun, posisi Tampines Rovers masih belum dipastikan lantaran klub tersebut akan bertarung di playoff kualifikasi pertama Liga Champions Asia menghadapi wakil Indonesia Bali United.

Jika Tampines mampu melewati Bali United, dan selanjutnya mampu lolos hingga fase grup, posisi Tampines Rovers akan digantikan Geylang Internastional.

Posisi Tampines juga sama dengan Johor Darul Takzim yang juga akan berlaga di playoff kualifikasi Liga Champions. Jika JDT mampu melaju hingga fase grup, posisi JDT akan diisi oleh Selangor FA.

Begitu juga dengan Bali United. Pada undian tersebut, Bali United tergabung di Grup G bersama FLC Thanh Hoa (Vietnam), Yangon United (Myanmar) dan wakil dua Filipina.

Apabila Bali United berhasil melewati babak playoff kualifikasi hingga lolos fase grup, posisi Bali United akan digantikan Madura United.

Penyerang Timnas Suriah Omar Kharbin dan penyerang Timnas Korea Selatan yang bermain di Tottenham Hotspur Son Heung-Min dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Asia 2017 pada acara tahunan (AFC Annual Award) 2017 yang dilangsungkan di Bangkok, Thailand, Rabu (29/11) malam.
AFC Annual Award 2017 (foto. AFC)
Omar Kharbin dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Asia 2017 yang bermain di Asia. Sedangkan Heung-Min Son terpilih sebagai Pemain Terbaik Asia 2017 yang bemain di luar Asia. 

Bagi Son, ini merupakan gelar untuk kedua kali baginya setelah sebelumnya pernah menyabet gelar yang sama pada dua tahun lalu.

Untuk kategori pesepakbola wanita (AFC Women's Player of The Year) 2017 berhasil disabet bintang Australia Samantha Kerr.

Sementara untuk kategori pemain muda, bintang muda Korsel yang bermain di kompetisi Seri A bersama Verona Lee Seung-Woo  dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Asia (AFC Youth Player of The Year) 2017. Sedangkan Sung Hyang-Sim (Korea Utara) jadi yang terbaik di kategori pesepakbola wanita muda terbaik.

Selain memberikan penghargaan untuk kategori pemain terbaik, AFC juga memberikan penghargaan untuk tokoh sepakbola Asia atas kontribusinya terhadap dunia sepakbola, baik di negaranya maupun di tingkat Asia, yakni AFC Diamond of Asia yang diterima Yousuf Al Serkal (UEA).

Berikut Daftar Penerima AFC Annual Award 2017

AFC Diamond of Asia: Yousuf Al Serkal (UEA)

AFC Dream Asia Award: Asosiasi Sepakbola Jepang

AFC Member Association of The Year
  • Inspiring: Federasi Sepakbola Iran
  • Developing: Federasi Sepakbola Vietnam
  • Aspiring: Federasi Sepakbola Afganistan
AFC President Recognition Award for Grassroots Football
  • Inspiring Member Assiciation: Asisiasi Sepakbola China
  • Developing Member Association: Asosiasi Sepakbola Singapura
  • Aspiring Member Association: Federasi Sepakbola Bhutan
AFC Futsal Player of The Year: Aliasghar Hasanzadeh (Iran)

AFC Coach of The Year
  • Women: Asako Takakura (Jepang)
  • Man: Takafumi Hori (Jepang)
AFC Women's of The Year: Samantha Kerr (Australia)

AFC Player of The Year: Omar Kharbin (Suriah)

AFC Referees Special Award: Bakhtiyor Namazov (Uzbekistan)

AFC Youth Player of The Year:
  • Women: Sung Hyang-Sim (Korea Utara)
  • Man: Lee Seung-Woo (Korea Selatan)
AFC Asian International Player of The Year: Son Heung-Min (Korea Selatan)


Penyerang Timnas Suriah yang memperkuat tim Arab Saudi Al Hilal Omar Kharbin dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Asia 2017 (AFC Player of The Year 2017) pada acara penghargaan tahunan (AFC Annual Award 2018) yang dilangsungkan di Bangkok, Thailand, Rabu (29/11) malam WIB.
AFC PLAYER OF THE YEAR 2017: OMAR KHARBIN (foto. the-afc)
Kharbin menerima penghargaan yang langsung diserahkan Presiden AFC Syeikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa. "Semua ini terjadi karena berkah Tuhan dan dukungan teman-teman saya di Timnas Suriah dan Al Hilal. Kami mohon maaf kepada fans kami karena kami belum bisa mencapai hasil terbaik yang mereka inginkan, dan kami berjanji akan memberikan yang terbaik," ujar Kharbin usai menerima penghargaan tersebut.

Prestasi mengesankan didapat Kharbin di tahun 2017 baik di level klub maupun timnas. Bersama Al Hilal, ia berhasil menjuarai Liga Arab Saudi (Professional League) dan menjadi finalis kompetisi AFC Champions League 2017.

Total 31 gol berhasil dicetaknya dari 43 penampilannya bersama Al Hilal sejak awal tahun 2017.

Sedangkan bersama Timnas Suriah, kendati gagal tampil di Piala Dunia 2018, namun aksi menawannya bersama Suriah nyaris membawa Suriah lolos ke Piala Dunia 2018 hingga akhirnya disingkirkan Australia di babak playoff.

Langkah Bali United untuk menembus fase grup Liga Champions Asia (AFC Champions League) 2018 dipastikan akan menemui jalan terjal lantaran harus memulai Playoff Kualifikasi dari babak pertama.
AFC Champions League
Bali United yang tergabung dalam zona timur, di babak pertama akan menghadapi wakil Singapura Tampines Rovers. Pada pertandingan yang hanya digelar satu kali ini, Bali United diuntungkan lantaran berkesempatan menjadi tim tuan rumah pada laga yang akan digelar 16 Januari 2018.

Kedua tim merupakan tim runner-up di liga masing-masing. Bali United berhak tampil ke kompetisi bergengsi antar klub Asia tersebut lantaran juara Liga 1 2017 Bhayangkara FC tidak mengantongi lisensi AFC. Begitu juga dengan Tampines Rovers pada Liga Singapura yang berhasil dimenangi Albirex Niigata yang menjuarai liga dengan status tim asing.

Apabila Bali United mampu mengalahkan wakil Singapura tersebut, di Playoff Kualifikasi babak kedua Bali United akan berhadapan dengan wakil Thailand Chiangrai United yang akan digelar di Singha Stadium, Chiang Rai, Thailand, 23 Januari 2018.

Perjuangan berat akan dihadapi Bali United di babak selanjutnya bila mampu melewati hadangan wakil Thailand tersebut.

Runner-up Chinese Super League Shanghai SIPG akan menanti di babak ketiga yang akan digelar pada 30 Januari 2018 di kandang Shanghai, dan pemenangnya akan mendapat tiket lolos ke fase grup Liga Champions Asia 2018.

Urawa Red Diamonds tampil sebagai juara Liga Champions Asia (AFC Champions League) 2017 setelah berhasil mengalahkan tim asal Arab Saudi Al Hilal dipertandingan final yang digelar di Saitama Stadium 2002, Saitama (25/11) malam WIB.
Urawa Red Diamonds Juara AFC Champions League 2017 (foto.the-afc.com)
Pada pertandingan final leg kedua tersebut, Urawa Red menang dengan skor tipis 1-0. Sebelumnya, di leg pertama yang digelar di kandang Al Hilal pada 18 November lalu, kedua tim bermain sama kuat 1-1. hasil tersebut membuat Urawa Red menang dengan aggregat 2-1.

Gol tunggal kemenangan tim asal Jepang tersebut dicetak oleh bintang asal Brazil Rafael da Silva yang tercipta di menit 88 setelah berhasil menyelesaikan umpan terobosan dari tengah lapangan.

Al Hilal sendiri harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit 78 setelah Salem Al Dawsari menerima kartu kuning kedua.

Susunan pemain

Urawa Red Diamonds: Shusuka Nishikawa, Tomoaki Makino, Wataru Endo, Tomoya Ugajin, Yusuke Kashiwagi, Kazuki Nagasawa, Takuya Aoki, Yuki Abe, Shinzoh Kohragi, Yuki Muto, Rafael da Silva.

Al Hilal: Abdullah Almuaiouf, Mohammed Ibrahim Alburayk, yasir Al Shahrani, Osama Hawsawi, Mohamed Jahfali, Salman Alfaraj, Abdullah Otayf, Nicolas Milesi, Nawaf Alabid, Salem Al Dawsari, Omar Khrbin

Pemain Timnas Indonesia Andik Vermansyah resmi meninggalkan Selangor FA. Kepastian ini terungkap setelah Andik mengucapkan salam perpisahan kepada klub dan seluruh pendukung Selangor melalui akun instagramnya pada Kamis (09/11) malam.
Andik Vermansyah berkostum Selangor FA (foto. faselangor.my.)
Pada sebuah video yang diunggahnya, ia menulis keterangan salam perpisahannya.

"Ada kedatangan pasti ada kepergian. 4 tahun bersama Selangor kenapa saya meneteskan air mata dipertandingan terakhir karna banyak kenangan manis pun pahit sudah saya rasakan bersama keluarga besar Selangor bukan karna tidak diperpanjang, karna itu memang sudah adat sepakbola," tulis Andik di akun Instagramnya.

"Saya sangat terima kasih banyak kepada seluruh penyokong Selangor maupun penyokong saya dari Malaysia dan seluruh warga Indonesia yang bekerja di Malaysia dan sahabat-sahabat saya yang sayang sama saya," sambungnya.

"Dan tidak tahu kenapa Selangor (Shahalam) seperti bandar saya sendiri rassanya berat meninggalkan kota tersebut karna banyak orang baik-baik kepada saya dan banyak teman-teman baru disana,"

"Dan saya mahu minta maaf kepada seluruh Selangor apabila ada kesalahan yang tidak sengaja mungkin menyakiti perasaan anda semua dan selama 4 tahun saya hanya boleh dapatkan piala satu saja. Salam saya buat Selangor FA semoga Selangor terus berjaya dan sukses selalu. Sebenarnya masih banyak kata-kata yang belum saya ucapkan tetapi tidak kuasa menahan tangis. I love you Selangor FA," tutup Andik.

Babak kualifikasi Piala Asia U-19 (AFC U-19 Championship) 2018 telah selesai digelar pada Rabu (08/11). Sebanyak sepuluh tim juara grup ditambah lima tim runner-up terbaik telah memastikan tempat di putaran final yang akan digelar di Indonesia pada 18 Oktober hingga 4 November 2018 mendatang.
Piala Asia U-19 (AFC U-19 Championship) 2018
Pada Babak kualifikasi yang digelar dari 24 Oktober hingga 8 November 2017 tersebut, Indonesia juga ikut berpartisipasi. Tergabung di Grup F, Indonesia finis ditempat ketiga, dibawah Korea Selatan dan Malaysia.

Meski menempati peringkat ketiga, Indonesia telah dipastikan tampil di putaran final lantaran berstatus tuan rumah.

Korsel dan Malaysia berhak mewakili Grup F di putaran final mendatang. Korsel yang merupakan tuan rumah di babak kualifikasi keluar sebagai juara Grup F. Sedangkan Malaysia berhak lolos ke putaran final setelah berhasil menempati peringkat kelima runner-up terbaik.

Berikut Daftar Lengkap Peserta Putaran Final AFC U-19 Championship 2018

  • Indonesia (Tuan Rumah)
  • Uni Emirat Arab (Juara Grup A)
  • Tajikistan (Juara Grup B)
  • Qatar (Juara Grup C)
  • Arab Saudi (Juara Grup D)
  • Yordania (Juara Grup E)
  • Korea Selatan (Juara Grup F)
  • China (Juara Grup G)
  • Vietnam (Juara Grup H)
  • Jepang (Juara Grup I)
  • Australia (Juara Grup J)
  • Irak (Runner-up Grup C - Runner-up Terbaik 1)
  • Thailand (Runner-up Grup I - Runner-up Terbaik 2)
  • Korea Utara (Runner-up Grup J - Runner-up Terbaik 3)
  • Taiwan (Runner-up Grup H - Runner-up Terbaik 4)
  • Malaysia (Runner-up Grup F - Runner-up Terbaik 5)

Timnas Indonesia U-19 kembali menelan kekalahan di babak penyisihan Grup F Babak Kualifikasi Piala Asia U-19 2018 setelah dipertandingan keempat takluk 1-4 dari Malaysia pada pertandingan yang digelar di Paju Public Stadium, Paju, Korea Selatan, Senin (06/10) siang WIB.
Timnas Malaysia U-19 (foto. the-afc)
Pada pertandingan ini, pelatih Indra Sjafri kembali tidak menurunkan Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani sejak meni awal. Kedua pemain tersebut baru dimainkan di babak kedua.

Malaysia membuka keunggulan kala pertandingan memasuki menit 7 melalui eksekusi penalti Muhammad Hadi Fayyadh. Malaysia mendapat tendangan penalti setelah penjaga gawang Gianluca Pagliuca Rossy melanggar salah satu pemain Malaysia di kotak terlarang.

Usai gol tersebut, Indonesia terus bermain menekan untuk menciptakan gol penyeimbang.

Namun, justru Malaysia yang berhasil membobol gawang Indonesia di menit 34 Muhammad Akhyar. Gol kedua ini tercipta melalui skema serangan balik cepat.

Indonesia akhirnya berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan di menit 42 melalui tendangan Hanis Saghara memanfaatkan bola rebound hasil tendangan keras Muhammad Iqbal dari luar kotak penalti yang sebelumnya berhasil dipatahkan penjaga gawang Muhammad Azri Ghani. Laga babak pertama, Malaysia memimpin 2-1.

Di babak kedua, Malaysia berhasil mencetak gol cepat. Laga babak kedua baru berjalan tiga menit gol sundulan Shivam Pillay Asokan meneruskan umpan sepak pojok merubah skor menjadi 3-1.

Tiga menit berselang, Malaysia mendapat tendangan penalti setelah Muhammad Luthfi melakukan pelanggaran didalam kotak penalti. Muhammad Hadi Fayyadh yang kembali menju sebagai eksekutor sukses merubah skor menjadi 4-1 setelah eksekusinya gagal dipatahkan Gianluca Pagliuca Rossy.

Indonesia sendiri tampak kesulitan untuk membangun serangan lantaran ketatnya pressing yang dilakukan para pemain-pemain Malaysia terhadap penyerang Indonesia. Meskipun begitu, Indonesia sempat beberapa kali mengancam gawang Malaysia salah satunya melalui tendangan Firza Andika yang masih bisa diselamatkan penjaga gawang Malaysia. Hingga laga berakhir, tidak ada lagi gol tambahan dan Malaysia keluar sebagai pemenang dengan skor 4-1

Hasil Malaysia berhasil mengumpulkan poin sembilan hasil dari tiga kali menang dari tiga kali bertanding. Malaysia masih menyisakan satu pertandingan lagi menghadapi tuan rumah Korea Selatan untuk menentukan status juara grup untuk lolos langsung ke putaran final.

Sementara Indonesia dipastikan menempati peringkat 3 klasemen dengan poin 6. Meski finis di peringkat ketiga, Indonesia dipastikan akan berlaga di putaran final lantaran Indonesia menyandang status tuan rumah putaran final Piala AFC U-19 2018.

Susunan pemain

Malaysia: Muhammad Azri Ghani, Muhammad Syaiful Alias, Nabil Hakim, Muhammad Anwar Ibrahim, Shivan Pillay Asokan, Muhammad Nurfaiz, Nik Akif, Thivandran Karnan, Ammar Akhmall, Muhammad hadi Fayyadh, Muhammad Akhyar

Indonesia: Gianluca Pagliuca Rossy, Rifad Marasabessy, Kadek Raditya, Nurhidayat Haji Haris, Firza Andika, Muhammad Iqbal, Muhammad Luthfi, Asnawwi Mangkualam Bahar, Feby Eka Putra, Witan Sulaiman, Hanis Saghara

Klub asal Irak Air Force Club berhasil menjuarai turnamen antar klub Asia AFC Cup (Piala AFC) 2107 setelah di partai final berhasil mengalahkan wakil Tajikistan Istiklol FC dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan final yang digelar di Hisor Central Stadium, Hisot, Tajikistan, Sabtu (04/11) malam WIB.
Air Force Club Juara Piala AFC 2017 (foto. the-afc)
Emad Mohsin Majeed menjadi pahlawan kemenangan Air Force Club dipertandingan tersebut setelah berhasil mencetak gol kemenangan klub yang tercipta di menit 68. Gol tersebut tercipta melalui tembakkan kerasnya dari dalam kotak penalti memanfaatkan umpan pendek kapten tim Hammadi Ahmed Abdullah.

Gelar juara ini merupakan gelar juara kedua yang berhasil diraih Air Force Club secara beruntun. Sebelumnya di tahun 2017, juara Liga Premier Irak tersebut juga keluar sebagai juara usai mengalahkan Bengaluru FC di partai final.

Untuk gelar pencetak gol terbanyak (top scorer) diajang ini, berhasil disabet penyerang klub asal Korea Utara 25 April Kim Yu-song dengan torehan 9 gol.
Pemain Terbaik Piala AFC 2017 Dzhalilov Manuchehr (foto. the-afc)
Sementara penyerang Istiklol FC Dzhalilov Manuchehr, dinobatkan sebagai pemain terbaik AFC Cup 2017.

Susunan pemain di partai final

Istiklol FC: Stosic Nikola, Asrarov Siyovush, David Mawutor, Artem Baranovskyi, Davronov Nuriddin (Juraboev Amirbek), Aliev Jahongir (Dzhalilov Romish), Dmitrii Barkov, Fathuloev Fathullo, Nazarov Akhtam, Oleksandr Stetsenko, Dzhalilov Manuchehr (Vasiev Dilshod)

Air Force Club: Fahad Talib Raheem, Samal Saeed, Sameh Saeed Mejbel, Sebastijan Antic, Karrar Ali Bari (Ahmed Abdulridha), Humam Tareq Faraj, Mhd Zaher Almedani, Ali Bahjat Fadhil, Khaled Almbayed, Hammadi Ahmed Abdullah, Emad Mohsin Majeed (Saif Salman Hashim)

Timnas Indonesia U-19 gagal meraih poin dipertandingan ketiga penyisihan Grup F Babak Kualifikasi Piala Asia U-19 (AFC U-19 Championship) 2018 setelah menelan kekalahan telak 0-4 dari tuan rumah Korea Selatan pada pertandingan yang berlangsung di Paju Public Stadium, Paju, Korea Selatan, Sabtu (04/11) sore WIB.
Babak Kualifikasi Piala Asia U-19 2018
Indonesia mengawali laga babak pertama dengan bermain agresif. Setelah itu, Korea yang unggul dari segi fisik, berangsur-angsur mulai mampu menguasai jalannya pertandingan.

Keunggulan Korea dibuka oleh gol Hwang Tae Hyeon yang tercipta di menit 9

Indonesia memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan di menit 12 melalui Hanis Saghara. Namun sayang tendangannya masih melebar.

Korea beberapa kali memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan. Namun penjaga gawang Aqil Savik mampu tampil apik mematahkan peluang-peluang yang didapat para pemain-pemain Korea.

Sementara Indonesia tampak kesulitan menghadapi pressing ketat para pemain-pemain Korea. Meskipun begitu, Indonesia beberapa kali sempat mengancam pertahanan Korea.

Di babak kedua, Indonesia belum mampu keluar dari tekanan. Korea yang mampu tampil dominan dan menekan mendapat peluang emas pertama di babak kedua di menit 53 melalui tendangan jarak jauh Jeoh Se Jin yang masih membentur tiang gawang.

Enam menit berselang, Korea akhirnya berhasil menggandakan keunggulan melalui gol sundulan Um Won Sang.

Menit 63, gawang Indonesia kembali kebobolan. Berawal dari kesalahan penjaga gawang Aqil Savik yang memberi umpan kepada Samuel Christianson, bola disambar Hwang Tae Hyeon yang diteruskan dengan melepaskan tembakkan yang tidak mampu diselamatkan Aqil Savik.

Korea Selatan semakin menjauh setelah di menit 78 kembali berhasil menjebol gawang Indonesia melalui tendangan Kim Hyun Woo. 4-0 Korea memimpin.

Diwaktu tersisa, Indonesia mencoba untuk keluar dari tekanan dan beberapa kali sempat mengancam pertahanan lawan. Namun, hingga laga usai Indonesia gagal menciptakan gol dan laga pun berakhir dengan kemenangan telak 4-0 Korea Selatan.

Susunan pemain

Korea Selatan: Seong Jun Min, Lee Jae Ik, Kim Hyun Woo, Jeong Ho Jin, Jeong Woo Yeong, Oh Se Hun, Um Won Sang, Hwang Tae Hyeon, Le Kyu Hyuk, Jeon Se Jin, Lee Kang In

Indonesia: M. Aqil Savik, Rifad Marasabessy, Nurhidayat Haji Haris, Rachmat Irianto, Samuel Christianson, Muhammad Iqbal, Muhammad Luthfi, Syahrian Abimayu, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Hanis Saghara

Timnas Futsal Thailand tampil sebagai juara AFF Futsal Championship 2017 setelah dipertandingan final berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor tipis 4-3 pada pertandingan yang digelar di Phu Tho Indoor Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam, Jum'at (03/11) malam WIB.
Thailand Juara AFF Futsal Champions 2017 (foto. ASEAN FOOTBALL)
Pertandingan partai final tersebut berjalan sangan menarik, Thailand bahkan sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu melalui gol Mohamad Awalluddin Nawi di menit 1 dan gol Mohd Ridzwan Bakri di menit 6.

Thailand mampu memperkecil ketertinggala di menit lewat gol Tanachot Sosawaeng.

Di babak kedua, Malaysia kembali berhasil menambah gol di menit 23 melalui gol Muhammad Awaluddin Hasan dan membuat Malaysia unggul 3-1.

Namun, Thailand mampu bangkit. Menit 27, gol memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 berhasil dicetak oleh Muhammad Osamanmusa. Gol tersebut merupakan gol ke-13 Osamanmusa diajang ini dan membuat ia memuncaki daftar pencetak gol terbanyak.

Tiga menit berselang, Thailand berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Jetsada Chudech. Skor imbang 3-3 dan bertahan hingga pertandingan di waktu normal berakhir dan membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu untuk menentukan pemenang.

Di babak tambahan waktu, Thailand keluar sebagai pemenang setelah Ronnachai Jungwongsuk menjadi pahlawan kemenangan Thailand lewat gol yang dicetaknya di menit 44. Skor 4-3 untuk Thailand.

Selain berhasil merebut titel juara, pemain Thailand Muhammad Osamanmusa berhasil menyabet gelar pencetak gol terbanyak dengan torehan 13 gol.

Sementara untuk peringkat ketiga berhasil direbut Myanmar setelah dipertandingan perebutan tempat ketiga berhasil mengalahkan tuan rumah Vietnam melalui adu penalti.

Susunan pemain

Malaysia: Azrul Hadee Taufiq, Akmarulnizam Mohd Idris, Mohd Khairul Effendy, Muhammad Farikh Rahman, Saiful Nizam Ali

Thailand: Kanison Phoopun, Chaivat Jamrajang, Peerapol Satsue, Nawin Rattanawongswa, Muhammad Osamanmusa

Timnas Korea Selatan U-19 melakoni laga perdana di babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018 dengan meraih kemenangan spektakuler usai menghajar Brunei dengan skor 11-0 di Paju Public Stadium, Paju, Kamis (02/11) sore WIB.
Timnas Korea Selatan U-19 (foto. the-afc)
Di babak pertama, Korea Selatan berhasil mencetak tiga gol ke gawang Brunei. Dibuka oleh gol sundulan Cho Young Wok yang tercipta di menit di menit 10. Diteruskan oleh gol Kim Chan di menit 17 dan gol Lee Sang Jun di menit 31.

Namun di babak kedua pesta gol Korsel tak terelakkan. Gol Lim Jae Hyuk di menit 49, diteruskan dua menit kemudian oleh gol kedua Cho Young Wok membuat Korsel unggul 5-0.

Cho Young Wok berhasil mencetak hattrick pada pertandingan ini lewat gol yang dicetaknya di menit 61.

Selanjutnya gol-gol Korsel dicetak oleh Lee Kang In di menit 73 melalui tendangan penalti, Jeong Ho Jin di menit 75, Lee Sang Jun di menit 86, Lim Jae Hyuk di menit 88, dan ditutup oleh gol Kim Hyun Woo di masa injury time babak kedua.


Hasil ini membuat Korea Selatan menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup F dengan poin 3, dibawah Indonesia yang berada di puncak klasemen dengan perolehan poin 6.

Selanjutnya, Korea Selatan akan berhadapan dengan Indoensia pada pertandingan yang akan digelar Sabtu (04/11) mendatang.


Timnas Indonesia U-19 kembali berhasil meraih kemenangan telak di penyisihan Grup F Babak Kualifikasi Piala Asia U-19 (AFF U-19 Championship) 2018. Pada pertandingan kedua menghadapi Timor Leste, Indonesia menang telak 5-0.

Pada pertandingan ini, pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri mencadangkan dua pemain andalan Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani.
Timnas Indonesia U-19 (foto. the-afc)
Di babak pertama, Indonesia tampil dominan. Beberapa kesempatan untuk mencetak gol didapat diantaranya melalui Muhammad Iqbal yang masih bisa dipatahkan penjaga gawang Fernando da Costa, kemudian ada tendangan Rifad Marasabessy yang menghajar mistar gawang, dan peluang Witan Sulaiman yang juga membentur tiang gawang.

Sementara Timor Leste, meski tampil tertekan beberapa kali sempat mengancam gawang Indonesia. Skor imbang tanpa gol pun menyudahi pertandingan di babak pertama.

Di babak kedua, coach Indra Sjafri memasukkan Egy Maulana Vikri dan Saddil Ramdani menggantikan Witan Sulaiman dan Resky Fandi Witriawan.

Enam menit babak kedua berjalan, Saddil Ramdani berhasil memecah kebuntuan. Tendangan keras kaki kiri Saddil Ramdani dari luar kotak penalti berhasil menjebol gawang Timor Leste.

Dua menit berselang, Timor Leste berhasil membalas setelah setelah Yohanes Gusmao berhasil menceploskan bola ke gawang Indonesia. Namun, gol tersebut dianulir lantaran Gusmao sudah terlebih dahulu terjebak off-side.

Menit 60, Indonesia berhasil menggandakan keunggulan. Memanfaatkan umpan Rifad Marasabessy, Hanis Saghara berhasil mencetak gol cantik melalui tendangan kaki kirinya ke sudut kiri gawang Timor Leste.

Selepas itu, beberapa peluang emas sempat tercipta diantaranya melalui Rifad dan Egy. Hingga akhirnya di menit 84, Indonesia berhasil memperbesar keunggulan melalui gol Egy Maulana.

Tiga menit berselang, Indonesia kembali berhasil mencetak gol ke gawang Timor Leste lewat gol tendangan bebas cantik Egy Maulana.

Di masa injury time, Egy Maulana Vikri berhasil mencetak gol ketiganya dipertandingan ini. Memanfaatkan umpan terobosan Rifad Marasabessy, Egy berhasil melepaskan tendangan mendatar kearah gawang Timor Leste. Skor 5-0 untuk Indonesia.


Hasil ini membuat Indonesia tetap memimpin klasemen sementara Grup F dengan poin 6 hasil dua kali menang dari dua kali bertanding.

Selanjutnya, pada Sabtu (04/11), Indonesia akan menghadapi tim tuan rumah Korea Selatan di tempat yang sama.

Susunan pemain

Indonesia: M. Aqil Savik, M. Rifad Marasabessy, Nurhidayat Haji Haris, Rachmat Irianto, Firza Andika, Muhammad Iqbal (Febri Eka Putra), Muhammad Luthfi, Witan Sulaiman (Saddil Ramdani), Asnawi Mangkualam Bahar, Resky Fandi Witriawan (Egy Mailana Vikri), Hanis Saghara

Timor Leste: Fernando da Costa, Orcelio Nobelito, Ervino Soares, Tomas Sarmento, Filomeno Junior da Costa, Gumario da Silva Moreira, Yohanes Kapitan Gusmao, Joao Panji Suares, Expedito Soares, Job Mark Freitas, Danilson Concecao

Timnas Futsal Malaysia berhasil melaju ke partai final AFF Futsal Championship 2017 setelah di babak semifinal sukses menaklukan tim tuan rumah Vietnam dengan skor 5-1 di Phu Tho Indoor Stadium, Ho Chi Minh City, Rabu (01/11) malam WIB.
Laga Malaysia vs Vietnam (foto. the-afc)
Kemenangan Malaysia pada pertandingan tersebut dibuka oleh dua gol kapten tim Mohd Khairul Effendy di menit 10 dan 12, dilanjutkan oleh gol Mohamad Awalluddin Nawi di menit 14, dan dua gol Akmarulnizam Mohd Idris di menit 15 dan 35. Sedangkan satu-satunya gol balasan Vietnam dicetak oleh Ngo Ngoc Son di menit 36.

Lawan yang akan dihadapi Malaysia di partai final adalah Thailand yang pada pertandingan semifinal lainnya yang digelar sore sukses mengalahkan Myanmar dengan skor 8-3.
Thailand vs Myanmar (foto. the-afc)
Gol-gol kemenangan Thailand ke gawang Myanmar pada pertandingan tersebut masing-masing dicetak oleh Nawit Rattanawongswa di menit 13, Muhammad Osamanmusa di menit 17 dan 28, Nattavut Madyalan di menit 26 dan 27, Peerapol Satsuwe di menit 34, Chaivat Jamgrajang menit 36, dan gol Weerasak Srichai di menit 40.

Sedangkan tiga gol balasan Myanmar didapat melalui Pyae Phyo Maung di menit 21, Nyein Min Soe menit 27 dan satu gol bunuh diri Chaivat Jamgrajang di menit 40.

Pertandingan final antara Thailand versus Malaysia akan digelar pada Sabtu (03/11) malam di Phu Tho Indoor Stadium. Sedangkan laga perebutan tempat ketiga antara Vietnam kontra Myanmar akan digelar sore.